Daftar Istilah Administrasi Perkantoran (Glosarium) part 1

Daftar istilah dalam program keahlian Administrasi Perkantoran :
1. Administrasi
Administrasi merupakan kegiatan kantor dan tata usaha; Usaha dan kegiatan yang meliputi penetapan tujuan serta penetapan cara-cara penyelenggaraan pembinaan organisasi.
2. Arsip
Arsip adalah kumpulan warkat yang disimpan secara teratur, terencana, karena mempunyai nilai sesuatu kegunaan agar setiap kali diperlukan dapat cepat ditemukan kembali.
3. Kearsipan
suatu proses kegiatan atau proses pengaturan mulai dari penerimaan, pencatatan, penyimpanan dengan menggunakan sistem tertentu, menemukan kembali dengan cepat dan tepat, penggunaan, pemeliharaan, penyusutan dan pemusnahan arsip.
4. Kantor
Balai (gedung, rumah, ruang) tempat mengurus suatu pekerjaan (perusahaan, dsb) tempat bekerja.
5. Prosedur
Tahap-tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktifitas.
6. Sistem
Perangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas; Susunan yang teratur dari pandangan, teori, asas, dsb.
7. Surat
Kertas dan sebagainya yang tertulis (berbagai-bagai isi, maksudnya); secarik kertas dan sebagainya sebagai tanda atau keterangan.
8. Surat Dinas
Surat yang dikirimkan oleh kantor pemerintahan
9. Surat Pribadi
Yaitu jenis surat yang berisi keperluan pribadi yang biasanya ditulis secara pribadi dan ditujukan kepada orang lain dengan menggunakan bahasa yang tidak baku.
10. Surat  Niaga 
Surat Dagang
11. Konsep 
Rancangan atau buram surat dsb; ide atau pengertian yang diabstrakkan dari peristiwa konkret.
12. Konseptor
Orang yang mencetuskan atau mula-mula memiliki gagasan; penyusun konsep.
13. Kompetensi
Kemampuan menguasai sesuatu bidang.
14. Stempel
Cap; tera
15. Agenda
Buku catatan yang bertanggal untuk satu tahun; acara (yang akan dibicarakan dalam rapat). 
16. Buku Agenda Surat Masuk
Buku yang digunakan untuk mencatat data surat yang masuk
17. Buku Agenda Surat Keluar
Buku yang digunakan untuk mencatat data surat keluar
18. Lembar Disposisi
Lembar isian untuk mencatat instruksi dari pimpinan berkaitan dengan tindak lanjut dari surat yang diterima dari pihak lain.
19. Buku Ekspedisi Ekstern
Buku yang digunakan untuk mencatat penyampaian/pengiriman/distribusi surat kepada pihak lain di luar organisasi/kantor/perusahaan.
20.  Buku Ekspedisi Intern
Buku yang digunakan untuk mencatat penyampaian/pengiriman/distribusi surat yang disampaikan dalam lingkungan organisasi/perusahaan sendiri.
21. Stenografi
Tulisan singkat; short hand
22. Kartu Kendali
Lembar isian untuk pencatatan, penyampaian, dan penyimpanan surat sehingga bila diperlukan dapat ditemukan kembali dengan mudah.
 23. e-mail
Surat Elektronik 
24. Penyortiran
Memisah-misahkan surat yang diterima oleh sebuah kantor/organisasi/perusahaan.
25. Kurir/Ekspeditor
Orang yang bertugas menerima surat-surat yang akan dikirim kepada pihak lain dan mengirimkannya dengan cara-cara tertentu yang telah menjadi aturan dari suatu kantor.   

Related Posts:

POLA KEGIATAN ADMINISTRASI

Kegiatan Administrasi merupakan kegiatan kantor dan tata usaha; Usaha dan kegiatan yang meliputi penetapan tujuan serta penetapan cara-cara penyelenggaraan pembinaan organisasi.
Dalam penyelenggaraan kegiatan administrasi, ada dua pola yang digunakan, yaitu :

1. Pola Sentralisasi
    Pola ini merupakan penanganan berkas yang dilakukan secara terpusat, yaitu ada unit tata usaha atau sekretariat dalam sebuah kantor atau perusahaan yang bertugas menangani administrasi seluruh bagian yang ada dalam kantor tersebut. Unit ini memiliki pekerja yang bertugas khusus untuk menangani satu bidang pekerjaan tertentu, seperti juru terima surat, juru catat, dan juru simpan. 
    Pada umumnya pola ini lebih banyak digunakan oleh lembaga pemerintahan atau BUMN, Namun tidak menutup kemungkinan ada beberapa lembaga swasta yang menggunakan pola ini. Penerapan administrasi sentralisasi ini dapat memungkinkan untuk mengontrol dengan baik semua kegiatan administrasi dalam sebuah kantor karena pengurusan seluruh administrasinya terpusat pada satu unit.

2. Pola Desentralisasi
    Pada pola Desentralisasi, kegiatan administrasi dilakukan disetiap bagian dari unit yang ada pada kantor. Artinya tidak ada unit tata usaha atau sekretariat di lingkungan kantor yang secara khusus disiapkan untuk menangani kegiatan administrasi. Kegiatan administrasi dilakukan di masing-masing bagian atau unit yang dilakukan oleh seorang sekretaris atau dibantu oleh beberapa orang tenaga administrasi. Saat ini, Pola desentrasilasi lebih banyak digunakan oleh perusahaan ataupun kantor, terutama perusahaan-perusahaan swasta, karena lebih efisien dan lebih cepat dalam pengangan administrasinya.

Related Posts: